Fles atas belajar matematika
STRUKTUR DAN RINCIAN TUGAS PENGURUS OSIS
Ketua
- Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana.
- Mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan .
- Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan dan direncanakan oleh aparat kepengurusan.
- Memimpin rapat.
- Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat.
- Setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat kepengurusan.
Wakil Ketua
- Bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan.
- Memberikan saran kepada ketua dalam rangka mengambil keputusan.
- Menggatikan ketua jika berhalangan.
- Membantu ketua dalam melaksanakan tugsnya.
- Bertanggung jawab kepada ketua.
- Wakil ketua I bersama dengan wakil sekretaris Imengkoordinasikan 4 seksi I, II, III dan IV wakil ketua II bersama-sama dengan wakil sekretaris II mengkoordinil 4 seksi V, VI, VII dan VIII.
Sekretaris
- Menberi saran/ masukan kepada ketua dalam mengambil keputusan.
- Mendampingi ketua dalam memimpin setiap rapat.
- Menyiarkan, mendistribusikan dan menyiapkan surat serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan.
- Bersama ketua menandatangani setiap surat
- Bertanggung jawab atas tertip administrasi organisasi.
- Bertindak sebagai notulis dalam rapat atau diserahkan kepada wakil sekretaris
Wakil Sekretaris
- Aktif membantu pelaksanaan tugas sekretaris.
- Menggantikan sekretaris jika sekretaris berhalangan.
- Masing-masing wakil sekretaris membantu para wakil ketua mengkoordinasikan seksi I, II, III, IV dan seksi V, VI, VII, VIII.
Bendahara dan Wakil Bendahara
- Bertanggung jawab dan mengetahui segala pemasukan pengeluaran uang/ biaya yang diperlukan.
- Membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan/ pengeluaran uang untuk pertanggung jawaban.
- Bertanggung jawab atas inventaris dan perbendaharaan.
- Menyampaikan laporan keuangan secara berkala.
Ketua Seksi
Seragam Sekolah Nasional Permendikbud No 45 Tahun 2014
ATURAN SERAGAM SEKOLAH
Mengenai pakaian seragam sekolah mulai jenjang SD, SMP, SMA mulai tahun pelajaran 2014/2015 diatur oleh Permendikbud nomor 45 tahun 2014 sebagai berikut :
Pakaian Seragam Nasional SD/SDLB
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putra, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri dan dimasukkan kedalam celana;
-
Celana pendek warna merah hati, panjang celana 5 cm di atas lutut, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan; atau celana panjang warna merah hati model biasa/lurus, panjang celana sampai mata kaki, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih polos minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putri, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri dan dimasukkan kedalam rok;
-
Rok pendek warna merah hati, lipit searah, tanpa saku, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, panjang rok 5 cm di bawah lutut; atau rok panjang warna merah hati sampai mata kaki, lipit searah, tanpa saku, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih polos minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Khas Muslimah, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan panjang sampai pergelangan tangan, memakai satu saku di sebelah kiri dan dimasukkan kedalam rok;
-
Jilbab putih;
-
Rok panjang warna merah hati sampai mata kaki, lipit searah, tanpa saku, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Atribut Seragam, dengan aturan sebagai berikut:
-
Badge SD dijahitkan pada saku kemeja
-
Badge merah putih dijahitkan pada atas saku kemeja;
-
Badge nama peserta didik dijahitkan pada kemeja bagian dada sebelah kanan;
-
Badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota dijahitkan pada lengan kemeja sebelah kanan.
GAMBAR SERAGAM NASIONAL UNTUK TINGKAT SD/ SDLB
Pakaian Seragam Nasional SMP/ SMPLB
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putra, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri
-
Celana pendek warna biru tua, panjang celana 5 cm di atas lutut, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan serta satu saku vest belakang sebelah kanan; atau celana panjang warna biru tua, model biasa/lurus, panjang celana sampai mata kaki dengan lingkar kaki minimal 44 cm, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan serta satu saku vest belakang sebelah kanan;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih polos minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putri, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri;
-
Rok warna biru tua dengan lipit hadap di kiri dan kanan bagian muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk tempat ikat pinggang, panjang rok 5 cm di bawah lutut; atau rok panjang sampai mata kaki, warna biru tua dengan lipit hadap di kiri dan kanan bagian muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam di bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk tempat ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki; sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Khas Muslimah, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih lengan panjang sampai pergelangan tangan, memakai satu saku di sebelah kiri;
-
Jilbab putih;
-
Rok panjang sampai mata kaki, warna biru tua dengan lipit hadap di kiri dan kanan bagian muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam di bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk tempat ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm, warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Atribut, dengan aturan sebagai berikut:
-
Badge OSIS dijahitkan pada saku kemeja;
-
Badge merah putih dijahitkan pada atas saku kemeja;
-
Badge nama peserta didik dijahitkan pada kemeja bagian dada sebelah kanan;
-
Badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota dijahitkan pada lengan kemeja sebelah kanan.
GAMBAR SERAGAM NASIONAL UNTUK TINGKAT SMP/ SMPLB
Pakaian Seragam Nasional SMA/ SMALB
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putra, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih, lengan pendek memakai satu saku di sebelah kiri;
-
Celana panjang abu-abu model biasa/lurus, panjang celana sampai mata kaki dengan lingkar kaki minimal 44 cm, bagian pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang, saku dalam pada sisi kiri dan kanan dan satu saku vest belakang sebelah kanan;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Peserta Didik Putri, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih, lengan pendek, memakai satu saku di sebelah kiri;
-
Rok abu-abu dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk tempat ikat pinggang, panjang rok 5 cm di bawah lutut; atau rok abu-abu panjang sampai mata kaki, dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam pada bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Pakaian Seragam Khas Muslimah, dengan aturan sebagai berikut:
-
Kemeja putih, lengan panjang sampai pergelangan tangan, memakai satu saku di sebelah kiri;
-
Jilbab putih;
-
Rok abu-abu panjang sampai mata kaki, dengan lipit hadap pada tengah muka, ritsluiting di tengah belakang, saku dalam pada bagian sisi rok, di pinggang disediakan tali gesper untuk ikat pinggang;
-
Ikat pinggang ukuran lebar 3 cm, warna hitam;
-
Kaos kaki putih minimal 10 cm di atas mata kaki;
-
Sepatu hitam.
- Atribut, dengan aturan sebagai berikut:
-
Badge OSIS dijahitkan pada saku kemeja;
-
Badge merah putih dijahitkan pada atas saku kemeja;
-
Badge nama peserta didik dijahitkan pada kemeja bagian dada sebelah kanan;
-
Badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota dijahitkan pada lengan kemeja sebelah kanan.
GAMBAR SERAGAM NASIONAL UNTUK TINGKAT SMA/ SMALB
Sumber : Permendikbud No 45 Tahun 2014
Prinsip Perkalian_Peluang
PRINSIP PERKALIAN
Bila suatu kegiatan pertama dapat dilakukan dengan n1 cara berlainan, kegiatan kedua dengan n2 cara berlainan, kegiatan ketiga dengan n3 cara yang berlainan ..... dan seterusnya, untuk kegiatan Ke - r dengan nr cara yang berlainan. Banyaknya cara untuk melakukan r kegiatan itu adalah:
(n1 x n2x n3 x ....... x nr) Cara |
|---|
Keterangan:
- n1 = Cara untuk mengisi tempat pertama,
- n2 = Cara untuk mengisi tempat kedua setelah tempat pertama terisi,
- n3 = Cara untuk mengisi tempat ketiga setelah tempat pertama dan kedua terisi dan seterusnya ......
- nr = Cara untuk mengisi tempat yang Ke - r setelah tempat pertama, kedua, ketiga, .... dan Ke - (r - 1) terisi banyaknya cara.
Prinsip dasar membilang inilah yang disebut aturan pengisian tempat yang tersedia (Filling Slots). untuk lebih jelasnya lagi perhatikan simulasi dibawah ini:
Transformasi Geometri
TRANSFORMASI
Transformasi geometri merupakan suatu pemetaan satu - satu dan sembarang titik P pada suatu bidang hingga memperoleh bayangan P' pada bidang yang sama.
Jenis - jenis Transformasi :
-
Translasi (pergeseran)
-
Refleksi (pencerminan)
-
Dilatasi (perkalian)
-
Rotasi (perputaran)
Tabel Transformasi Geometri semua titik pada bidang dan bentuk matriks :
Untuk pembehasan lebih lanjut perhatikan media pembelajaran berikut:
Menentukan bilangan prima dengan Saringan Eratosthenes
Saringan Eratosthenes
Tabel dibawah ini tentunya sering kalian jumpai dan pola hal yang demikian sering kita dengar yakni metoda Saringan Eratosthenes, digunkanan untuk menentukan bilangan prima yang telah ditentukan, tetapi perlu kalian ketahui ilmuan matematika terkenal dari Yunani Eratosthenes (276-194 SM) bukan yang menemukan bilangan prima yang pertama kali. Untuk lebih memahami siapa penemu bilangan prima kalian diwajibkan kembali ke Pemahaman Aljabar.
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
|
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
29 |
30 |
31 |
32 |
33 |
34 |
35 |
36 |
37 |
38 |
39 |
40 |
41 |
42 |
43 |
44 |
45 |
46 |
47 |
48 |
49 |
50 |
51 |
52 |
53 |
54 |
55 |
56 |
57 |
58 |
59 |
60 |
61 |
62 |
63 |
64 |
65 |
66 |
67 |
68 |
69 |
70 |
71 |
72 |
73 |
74 |
75 |
76 |
77 |
78 |
79 |
80 |
81 |
82 |
83 |
84 |
85 |
86 |
87 |
88 |
89 |
90 |
91 |
92 |
93 |
94 |
95 |
96 |
97 |
98 |
99 |
100 |
Langkah - langkah dalam menentukan bilangan prima 2 - 100 sebagai berikut :
- Daftarkam semua bilangan tersebut yaitu 2, 3, ..., 100 dapat dibentuk sperti tabel diatas
- Biarkan bilangan 2 sebagai bilangan prima pertama, silang semua bilangan kelipatan 2 yaitu 4, 6, 8 ...
- Setelah bilangan 2, bilangan pertama tidak tercoret adalah 3. pertahankan bilangan 3 sebagai prima kedua, silang semua kelipatan 3 yaitu 6, 9, 12, ...
- Bilangan pertama setelah 3 yang tidak tercoret adalah 5. pertahankan bilangan 5 sebagai prima ketiga, silang semua kelipatan 10, 15, 20, ...
- Cara yang sama dilakukan untuk bilangan 7
- Bilangan yang tidak tercoret merupakan bilangan prima.
Dari sedikit penjelasan diatas silahkan dicoba semoga bermanfaat buat kalian semua.
Volume Bangun Ruang
Macam-macam Bangun Ruang
Bangun ruang adalah bagian ruang yang dibatasi oleh himpunan titik-titik yang terdapat pada seluruh permukaan bangun tersebut. Permukaan bangun itu disebut sisi (P4TKmatematika.org).
Definisi Bangun Ruang:
- Kubus adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh enam bidang sisi yang berbentuk bujur sangkar.
- Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi atau persegi panjang , dengan paling tidak satu pasang di antaranya berukuran berbeda.
- prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas dan tutup identik berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk segiempat . Dengan kata lain prisma adalah bangun ruang yang mempunyai penampang melintang yang selalu sama dalam bentuk dan ukuran.
- limas adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga .
- kerucut adalah sebuah limas istimewa yang beralas lingkaran.
- tabung atau silinder adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh dua buah lingkaran identik yang sejajar dan sebuah persegi panjang yang mengelilingi kedua lingkaran tersebut.
- bola adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tak hingga lingkaran ber jari-jari sama panjang dan berpusat pada satu titik yang sama. (wikipedia.org)
Tabel unsur-unsur bangun ruang (Indriastuti. 2009. Dunia Matematika.Solo : Tiga Serangkai):
Web : Belajar Matematika
Latihan Online Bilangan Bulat SMP VII Semester 1
Pendekatan Nilai Phi
Phi adalah bilangan irasional, yang berarti nilai π tidak dapat dinyatakan dalam pembagian bilangan bulat. Nilai π yang lazim digunakan adalah 3,14 atau 22/7 namun untuk lebih tepatnya, sudah dicari sampai > 1,241,100,000,000 tempat desimal. Nilai π sampai 10 tempat desimal adalah 3,14159265358
Rumus pendekatan Phi (π):
Phi tidak hanya sebuah nomor irasional tetapi juga bilangan yang sulit dipahami. Istilah Phi sendiri diambil dari huruf Yunani "Phiwas". Itu juga merupakan Abjad Yunani yang ke-16. Seorang pengusaha di Cleveland Amerika Serikat menerbitkan buku pada tahun 1931 yang mengumumkan bahwa nilai Phi adalah 256/81. Jika kita mencetak milyaran dari desimal Phi maka angka itu akan merengkang dari New York City ke Kansas. Fakta menarik lain mengenai Phi adalah kita tidak akan menemukan NOL dalam 31 digit pertamadalam Phi.
- Pilihlah sebuah benda berbentuk lingkaran yang telah kamu dapatkan.
- Gunakan penggaris untuk mengukur panjang diameter benda yang berbentuk lingkaran tersebut, Catat Hasilnya !!! (bisa menggunakan jangka sorong)
- Lilitkan tali pada benda itu (lingkaran yang telah kamu dapatkan). Beri tanda pada tali tempat pertemuan ujung dan pangkalnya.
- Lepaskan tali dan bentangkan. Ukurlah panjang antara ujung dan pangkal tali. Catat Hasilnya !!! (Hasil ini merupakan keliling lingkaran)
- Bagilah keliling itu dengan diameter. Catat Hasilnya !!
- Ulangi kegiatan tersebut diatas dengan benda-benda berbentuk lingkaran berbagai ukuran.
Garis dan Sudut
- Pengertian, Garis adalah deretan titik – titik ( bisa tak terhingga jumlahnya) yang saling bersebelahan dan memanjang kedua arah.
- Dua Garis Sejajar, Dua garis dikatakan sejajar jika kedua garis terletak satu bidang dan jika diperpanjang tidak akan berpotongan.
- Dua Garis Berpotongan, Dua garis dikatakan berpotongan jika kedua garis itu mempunyai sebuah titik potong ( titik persekutuan).
- Dua Garis Berhimpit, Dua garis dikatakan berimpit jika kedua garis mempunyai paling sedikit dua titik potong. Misalnya jam dinding yang menunjukkan pukul 12.00 dimana jarum jamnya saling berhimpit
- Dua Garis Bersilangan, Dua garis dikatakan bersilangan jika kedua garis tidak sejajar dan garis itu tidak terletak dalam satu bidang. Misalnya adalah jalan layang.
- Pengertian Sudut, Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh pertemuan antara dua buah sinar atau dua buah garis lurus.
- Besar Sudut, Besar suatu sudut dapat dinyatakan dalam satuan derajat (º ), menit ( ‘ ), dan detik ( “ ). Hubungan antara derajat ( º ), menit ( ‘ ), dan detik ( “ ) dapat dituliskan sebagai berikut :
Garis singgung persekutuan luar
- Menghitung panjang garis singgung persekutuan dalam dan
- Menghitung panjang garis singgung persekutuan luar
Latihan :
Dua buah lingkaran berdiameter 12 cm dan 6 cm. garis singgung persekutuan luar 12 cm, jarak kedua pusat lingkaran adalah...
Jawab :
Selamat mencoba,,,,,
Salam Penulis,

Adi Permana
















